Daftar Pengunjung







![]() | Hari ini | 245 |
![]() | Kemarin | 348 |
![]() | Minggu ini | 593 |
![]() | Minggu lalu | 2376 |
![]() | Bulan ini | 7342 |
![]() | Bulan lalu | 15609 |
![]() | Semua | 203492 |
Your IP: 38.107.179.240
,
Now is: 2012-05-21 15:38
ALBUM

Renungan
Buatlah orang lain berdoa untuk anda karena sesungguhnya doa untuk orang lain lebih mudah dikabulkan daripada doa untuk diri sendiri |
| Satu atau Dua Kali Setengah |
|
|
|
| Written by pakmansur |
| Wednesday, 20 August 2008 17:11 |
|
Satu masalah yang selalu menjadi momok guru adalah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah diatur oleh kurikulum nasional. Memang saat ini Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) seolah-olah memberikan keleluasaan sekolah untuk membuat kurikulumnya sendiri. Tetapi sebenarnya pengembangan KTSP harus menjadikan kurikulum nasional sebagai standar minimalnya. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa kurikulum nasional kita dianggap terlalu gemuk (baca: padat materi) jika dibandingkan dengan kurikulum negara lain. Bila standar minimalnya saja sudah gemuk, bagaimana dengan KTSP ? Faktanya adalah KTSP selalu dibuat lengkap sesuai kurikulum standar nasional plus pengembangannya (gemuk dan mengembang).
Fakta berikutnya adalah tidak semua murid mampu menerima seluruh materi KTSP, dan atau tidak semua guru menguasai strategi mengajarkan seluruh materi KTSP.
Comments (4)
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2
|
| Last Updated on Saturday, 30 July 2011 16:16 |
MOST POPULAR
- PELAJAR kecil, pelajaran BESAR
- Susunan Berkala Unsur
- Menentukan Bilangan Oksidasi
- Membuat Software Pembelajaran Mandiri
- RAMADHAN YANG FILANTROFIS
- BUKAN PILIHAN menjadi PELAJAR TERBAIK
- Satu atau Dua Kali Setengah
- BESAR di Tempat Kecil atau Kecil di Tempat BESAR
- JAUH TAPI DEKAT/DEKAT TAPI JAUH
- Bahagia
- BELAJAR jadi SAUDAGAR, SEKOLAH jadi PEMERINTAH
- Melawan Hukum Faraday dengan elektron
- Terima Kasih
- Elearning MIPA
- ORANG KOTA MENJADI ORANG DESA, VICE VERSA










